Syaithan = musuh utama manusia yg ke 2
30 November 2007
Beberapa bulan lalu saya pernah posting “Dunia = musuh utama manusia”. Musuh manusia ada 3, yg pertama dunia, kedua syaithan dan yg terakhir adalah nafsu. Tidak sedikit manusia sekarang secara sadar atau tidak sadar telah memper-Tuhan-kan nafsunya. Maka Insya Allah, nanti akan saya post nyoal nafsu.
“Seperti syaithan ketika berkata kepada manusia: ‘Kafirlah kamu!’, setelah manusia menjadi kafir, ia berkata lagi: ‘aku berlepas diri dari perbuatanmu, karena aku takut kepada Allah Tuhan Penguasa Alam’” (QS. Al Hasyr: 16)
Bahasa syaithan dari kata benda “syathana” yg diartikan “jauh atau ba’uda“. Disebut demikian karena ia jauh dari kebenaran. Istilah lain adalah “qalafa” atau “menyalahi“. Disebut demikian karena ia selalu menyalahi kebenaran. Juga disebut “daqala” atau “masuk“. Disebut demikian karena ia masuk ke dalam diri manusia melalui jalan darah.
“Sesungguhnya syaithan itu berjalan melalui jalan darah manusia“
(HR. Bukhari, Muslim)
Dalam membahas masalah syaithan, tidaklah terlepas kaitannya dengan Iblis.
Ada sedikit perbedaan pendapat para ulama tentang Iblis:
1. Ismail meriwayatkan dari Hasan Al Basri: “Bahwa Jin adalah keturunan Iblis, sedang manusia adalah keturunan Adam, berarti Iblis dari golongan jin sekaligus nenek moyang jin.“
“Engkau ciptakan aku dari api” (QS. Shad: 76)
2. Addahak meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.: “Bahwa Jin adalah keturunan Al-Jaan, mereka bukan syaithan, mereka ada yang beriman dan ada pula yang kafir. Sedangkan syaithan adalah keturunan Iblis. Syaithan tidak akan mati sebelum Iblis dan kelak akan mati bersama.“
“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum Adam dari api yang sangat panas“
(QS. Al Hijr: 27)
Mujahid berkata: Iblis mempunyai 5 anak dan masing2 diberi tugas khusus :
1. Tsabar, ia adalah syaithan pembuat kecelakaan, membisikkan kehancuran, mengoyak-ngoyak kantong orang, pembujuk dan pembuat kebodohan.
2. Al A’war, ia adalah syaithan yang membisikkan agar orang berbuat zina.
3. Mabsuth, ia adalah syaithan yang membisikkan agar orang selalu berbuat dosa.
4. Dasim, ia adalah syaithan penyebar aib.
5. Zalambar, ia adalah syaithan yang bertugas di pasar.
Iblis merasa puas bila ada manusia yang memiliki sifat-sifat sbb :
- Merasa lebih cakep dari orang lain.
- Merasa paling kuat dan hebat dari orang lain.
- Merasa lebih banyak amalnya dari orang lain.
Ketika Iblis diusir dari surga, ia meminta kepada Allah, di antaranya: rumah, majelis, makanan, minuman, tukang panggil, qur’an, kitab, hadist dan binatang buruan. Kini semua permintaan Iblis itu diserahkan kepada syaithan sebagai bala tentaranya.
Rumah syaithan: di tempat pemandian
Majelis syaithan: di pasar dan gerombolan orang-orang di jalan
Makanan syaithan: makanan yang tidak disebut asma Allah
Minuman syaithan: minuman yang memabukkan
Tukang panggil syaithan: seruling
Qur’annya syaithan: syair-syair
Kitabnya syaithan: gambar-gambar telanjang
Hadistnya syaithan: kebohongan
Binatang buruan syaithan: wanita-wanita
Ancaman Iblis beserta tipu dayanya:
“Kata Iblis: ‘Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis’”. (QS. Shad: 82-83)
“Maka syaithan menampakkan baik amalan-amalan mereka, karena syaithan menjadi pemimpin pada waktu itu, karena itu bagi mereka azab yang pedih” (QS. An Nahl: 63)
“aku (Iblis) rusakkan amalan mereka dengan hawa nafsu yang dikiranya mendapat petunjuk yang benar sehingga mereka tidak memohon ampun kepada Tuhan.” (HR. Ibnu Abu Ashim)
Analisa maksud tipu daya Iblis dari empat arah:
1. Dari depan
Adalah bisikan bertujuan melupakan masa depan, artinya menjadi lupa pada hari akhir, bahkan kalau perlu mengingkari eksistensinya, sehingga akan mengabaikan perintah-perintah Allah dan peringatan-Nya tentang balasan di hari akhir nanti.
“Dan siapa yang mengabaikan peringatan-Ku, maka ia akan menemui kehidupan yang sulit dan Kami kumpulkan ia pada hari Kiamat dalam keadaan buta” (QS. Thaha: 124)
2. Dari belakang
Bertujuan mengutamakan urusan dunia dan mencintainya secara berlebihan, sehingga akan melupakan amanat dari Allah bahkan berlaku sombong tak mau menyembah Allah, bahkan lupa pula bahwa Allah yang menciptakan diri kita dari nuthfah (air mani) yang tidak pantas sombong.
“Mereka hendaklah manusia memperhatikan dari apa ia diciptakan. Diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari tulang sulbi pria dan tulang dada wanita”
(QS. Ath Thariq: 5-7)
3. Dari kanan
Bertujuan menggagalkan melaksanakan amal-amal dari Allah dan Nabi-Nya sehingga menjadi terbalik, menganggap harta dunia abadi dan tradisi yang bertentangan dengan sunnah adalah amalan yang baik dan mencintai dunia itu secara menggebu-gebu yang akan menyebabkan cinta kepada Allah dan Nabi-Nya sirna dari dalam hati.
“Manusia terperdaya mencintai syahwat, wanita, anak-anak, harta benda yang bertumpuk-tumpuk dari emas dan perak, hewan-hewan peliharaan dan kebun-kebun. Itulah kesenangan hidup dunia yang sementara dan kepada Allah tempat kembali yang lebih baik” (QS. Ali Imran: 14)
“Katakan! ‘Jika bapak-bapak kamu, anak-anak kamu, saudara-saudara kamu, isteri-isteri kamu, kaum keluargamu, harta benda yang kamu usahakan, pedagangan yang kamu takuti akan rugi dan rumah tangga yang kamu senangi lebih kau cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan azab siksaan-Nya dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik” (QS. At Taubah: 24)
Sungguh bahaya bisikan syaithan dari posisi kanan ini, waspadai! Jangan main-main dengan dunia ini.
4. Dari kiri
Bertujuan menggemari perbuatan buruk, seperti mabuk-mabukan dg minuman keras, berjudi, berzina dan memudahkan mengikuti perbuatan masyarakat yg menyimpang dari ajaran Allah dan Rasul-Nya, dalam hal ini Allah telah ber-firman:
“Bertolong-tolonganlah dalam perbuatan baik dan taqwa, dan jangan bertolong-tolongan dalam perbuatan dosa dan aniaya, takutlah kepada Allah, sesungguhnya siksaan Allah itu sangat berat” (QS. Al Ma’idah: 2)
Waspadai tipu dayanya dengan memperdalam Al Qur’an dan menegakkan sunnah Nabi SAW serta memperbanyak istighfar, tasbih, dan berdzikir secara kontinyu dan teratur.
Dengan amalan-amalan ini, besar kemungkinannya kita bisa menetralkan bisikan-bisikan syaithan dari depan, belakang, dari kanan dan dari kiri yang pernah diancamkan oleh Iblis kepada anak cucu Adam sebagai jawaban Iblis kepada Allah yang telah melaknatnya.
“Jawaban Iblis: ‘karena engkau telah menghukum aku sesat, maka aku rintangi dari jalan Engkau yang lurus, kemudian aku akan datang dan memperdayakan mereka dari muka, dari belakang, dari kanan dan dari kiri, dan Engkau tidak akan menemui kebanyakan dari mereka yang bersyukur’” (QS. Al A’raf: 16-17)
Walaupun Iblis sebelum menolak perintah Allah adalah ahli ibadah, namun karena endapan rasa sombong masih menyelimuti dadanya, sehingga ia berani menolak perintah Allah. Sikap Iblis yang demikian ini memberikan pelajaran bagi kita untuk tidak berbuat serupa dengannya yang akan menjadikan Allah murka.
Pengakuan Iblis kepada Nabi SAW:
1. Bila umat Nabi SAW “mengerjakan sholat berjamaah“, maka Iblis (sekarang syaithan) merasakan panas yang sangat sampai mereka selesai sholat.
2. Bila umat Nabi SAW sedang membaca Al-Qur’an, ia merasa seperti meleleh.
3. Bila umat Nabi SAW sedang berjuang di jalan Allah, ia merasakan kedua kakinya terikat.
4. Bila umat Nabi SAW sedang melaksanakan ibadah haji, ia merasa terikat dan terbelenggu dengan rantai.
5. Bila umat Nabi SAW bersedekah, ia merasakan kepalanya seperti digergaji (bagaikan kayu sedang digergaji).
Sumber: Latiful-Qalb ‘Ciptaan-Nya’ oleh H.MNA
23 January 2008 at 9:44 pm
[...] maka bisa dipastikan hijab2 yang menghijab bathin kita yang disebabkan oleh musuh2 tersebut (dunia-syaithan-nafsu), akan dapat terbuka lebar bahkan sirna dari dalam hati [...]
13 May 2008 at 9:34 pm
[...] anak-anaknya, syaitan dan tugas-tugasnya, bisa dibaca di posting sebelumnya [ klik disini ] Posted by aDiNG Filed in [...]
19 April 2009 at 8:50 pm
terima kasih penjelasannya. Oh ya baca juga di sini:
Sayangi Manusia, Sayangi Juga Syaithan
http://kalipaksi.wordpress.com/2008/08/27/sayangilah-manusia-sayangi-juga-syaithan/